Welcome Comments Pictures

Rabu, 12 Maret 2014

Descriptive Text

Descriptive Text
Descriptive text is a text which says what a person or a thing is like. Its purpose is to describe and reveal a particular person, place or thing. 
Teks Deskriptif yaitu teks yang menjelaskan gambaran seseorang atau benda. Tujuannya adalah untuk menggambarkan atau mengungkapkan orang, tempat atau benda tertentu. 
Bisa dikatakan juga bahwa Descriptive text adalah teks yang menjelaskan tentang seperti apakah orang atau benda yang dideskripsikan, baik bentuknya, sifat-sifatnya, jumlahnya dan lain-lain.
Struktur Descriptive Text (generic structure) adalah :
1. Identification (identifikasi) adalah pendahuluan , berupa gambaran umum tentang suatu topik.
2.Description (deskripsi) adalah berisi ciri-ciri khusus yang dimiliki benda, tempat, atau orang yang dideskripsikan.

Ciri-ciri Descriptive Text :
- Menggunakan simple present tense 
- Menggunakan attribute verb, seperti be (am, is, are) 
- Hanya fokus pada satu objek tersebut.


Example of descriptive text :

1.       Descriptive text about My Idol
I have an idol. His name is Rafael. His full name is Rafael Landry Tanubrata. He is an singer and member of a boyband. The name of his boyband is SMASH. He is born on November 16, 1986 in Garut. He is tall and slim. . He has a short black hair, pointed nose, white skin, and brown eyes. His weight is 68 kg and his height is 178 cm. He is about 27 years old.
Rafael is a friendly, calm, patient, funny, and chatty. His hobby is watching movies the cinema. His dream is to become a legendary entertainer and a role model many people.


Kamis, 30 Januari 2014

Jalan Kaki, Sehat Tanpa Cidera

Banyak alasan seseorang melakukan latihan jalan kaki. Tahu atau tidak alasan sebenarnya, umumnya mereka menyatakan alasan kesehatan. Benar! Jalan kaki memang memberi manfaat kesehatan pada jantung, otot dan persendian, tulang, metabolisme, bobot badan, dan pikiran.
Berolahraga jalan kaki secara teratur bisa menguatkan jantung dengan meningkatkan efisiensinya. Latihan jalan kaki, yang dilakukan seumur hidup, juga menurunkan risiko serangan jantung dan penyakit pembuluh-pembuluh koroner.
Jalan kaki kebugaran juga menguatkan otot-otot, ligamen, tendon, dan tulang rawan, serta mengencangkan otot-otot kaki. Jalan kaki pun menguatkan tulang. Khusus pada wanita muda, jalan kaki dapat memperlambat terjadinya osteoporosis (keropos tulang).
Dengan jalan kaki teratur sistem dalam tubuh menjadi lebih baik dalam pengaturan gula darah. Karenanya, banyak penderita diabetes mellitus dapat mengurangi kebutuhan insulin bila mereka melakukan latihan jalan kaki.
Jalan kaki pula yang merupakan olahraga ideal untuk menjaga bobot badan, karena dapat meningkatkan penggunaan kalori, mengendalikan nafsu makan, dan membakar lemak. Kalau jumlah kalori yang kita gunakan untuk jalan kaki sama dengan yang kita konsumsi, kita dapat memelihara bobot badan. Jika kalori yang terbakar lebih banyak dari yang kita konsumsi, kita bisa menurunkan bobot badan. Yang tak kalah pentingnya, jalan kaki dapat meningkatkan gambaran diri serta mengurangi depresi (susah berkepanjangan) dan kecemasan.
Olah raga ini mempunyai manfaat kurang lebih sama dengan joging, tetapi pembebanan pada badan lebih kecil. Ketika melakukan joging, kedua kaki kita terangkat dari tanah pada setiap langkah, yang dapat memaksa badan kita menyerap benturan dengan kekuatan 3 – 4,5 kali bobot badan kita. Sebaliknya, saat jalan kaki salah satu kaki selalu di tanah, dan ketika kaki mendarat benturannya kurang lebih 1,25 kali bobot badan kita. Jadi, risiko cedera pada jalan kaki lebih kecil. Perbedaan lainnya, jalan kaki memberikan hasil lebih lambat dibandingkan dengan joging. Untuk mendapatkan manfaat yang sama perlu waktu lebih lama.
Hasil penelitian menyatakan, nilai aerobik jalan kaki termasuk baik. Penelitian di Universitas Wake Forest Carolina Utara pada 1971 menunjukkan, terjadinya peningkatan 18% dalam konsumsi oksigen serta penurunan bobot badan dan lemak pria tengah baya yang melakukan program jalan kaki selama 20 minggu.
Sementara, penelitian di Universitas Massachusetts pada 1987 melaporkan, 67% pria dan 91% wanita yang diteliti dapat mencapai denyut nadi dalam zona latihannya pada waktu mereka jalan 1,6 km secepat-cepatnya dapat mereka lakukan. Penelitian menunjukkan pula bahwa pria dan wanita yang telah mencapai puncak kebugaran dapat memperoleh manfaat aerobik dari jalan kaki.
Bila kita telah menetapkan jalan kaki sebagai olahraga kita, sebaiknya kita mengetahui frekuensi latihannya, kecepatan jalan kakinya, dan lamanya melakukan latihan. Kita harus mengetahui takaran latihan ini agar tidak mudah mengalami cedera dan dapat meningkatkan daya tahan (endurance) jantung dan peredaran darah kita.
 Frekuensi yang baik untuk jalan kaki paling sedikit tiga kali seminggu (tidak pada hari-hari yang berurutan). Lebih baik lagi bila kita berlatih 4 – 5 kali per minggu.
 Intensitas latihan juga harus cukup. Yang dimaksud intensitas di sini adalah kecepatan kita harus berlatih jalan kaki agar mencapai zona latihan, yakni ketika denyut nadi kita mencapai 60 – 80% denyut nadi maksimum (220 dikurangi umur dalam tahun). Rata-rata, kecepatan yang diperlukan sedikit lebih cepat dari 6 km per jam. Kebanyakan, kita cuma jalan kaki dengan kecepatan kurang dari 4 km per jam. Oleh karenanya, kita harus sedikit mempercepat agar lebih bermanfaat untuk mendapatkan cukup nilai aerobik.
 Latihan sebaiknya dilakukan sedikitnya selama 20 menit dalam zona latihan. Makin lama kita lakukan hasilnya akan lebih baik.
 Untuk dapat melakukan latihan dengan aman, sebaiknya kita memulai latihan dengan pemanasan, dilanjutkan dengan latihan inti, dan diakhiri dengan pendinginan (cooling down).
Dalam pemanasan kita mulai dengan jalan pelan-pelan selama 3 – 5 menit. Tujuannya, untuk membantu badan melonggarkan kekakuan dengan meningkatkan aliran darah ke otot, meningkatkan denyut jantung secara bertahap hingga mencapai zona latihan, dan mengurangi hambatan-hambatan pada jantung. Menit-menit awal jalan kaki ini juga untuk memberi waktu melakukan persiapan mental.
Selanjutnya, kita lakukan peregangan-peregangan ringan selama beberapa menit. Peregangan lebih efektif bila otot-otot telah panas. Peregangan ini dilakukan dengan perlahan-lahan tanpa memantul-mantul. Selama peregangan kita bernapas secara teratur. Peregangan dilakukan sampai otot terasa tertarik tapi tidak sampai sakit. Bila terasa kurang enak, peregangan segera kita hentikan.
Usai peregangan, barulah kita melakukan latihan inti, yakni jalan kaki dengan kecepatan zona latihan. Setelah lama latihan dalam zona latihan kita anggap cukup, kita akhiri latihan dengan pendinginan. Caranya, jalan perlahan-lahan dan melakukan peregangan-peregangan seperti sebelum latihan inti sekitar 10 menit. Pendinginan ini membantu agar darah tidak mengumpul di kaki dan dapat menghindari pusing-pusing dan ritme jantung yang abnormal. Juga untuk menjaga agar otot-otot tidak menjadi kaku yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Senin, 27 Januari 2014

Narrative Text


BONDOWOSO LOVE STORY


Long time ago, there was a love story in Bondowoso. The story happened in a junior high school. A young boy fell in love with a young girl. The couple loved each other. But unfortunately their parents didn't agree with the relationship. A few years later, they were successful in the exam. They passed it well. The couple planned to continue to senior high school. Actually, they wanted to go to the same school. But the fact was different. The girl's parent wanted to send her girl to the Islamic boarding school in another town. The time brought them to make a part. But, the distance couldn't separate. They still had a good relationship using mail. They could have in touch using love letter. 
One day, the boy sent his love letter again. 2 days time, he hoped the letter would have a reply. He waited. Two days, three days, four days, until a week, the letter wasn't replied. The boy was confused. He was upset to know that. He wanted to know her girlfriend's news. But, there was no news at all until the end of the year. 2 years later that was a graduation party of senior high school. The boy received a letter.
It wasn't love letter from her girlfriend. But, it was an invitation card. The card was for him. Inside he read "You are invited to come to our wedding party, on August 8, 2004. Yours: Ana and David." The boy couldn't move. He felt his body very heavy. He read again. He knew Ana was his girlfriend. Why did she send him an invitation card like that?  A moment later, the boy couldn't see anything in front of him. His sight was black. He tried to walk, but he couldn't. He tried to shout, but no voice came out.  "What's happening to me?" the boy whispered.



=======================================================================================================



The legend of beowulf

Once upon a time, there was a horrible monster called Grendel. He was half-man and half-monster. He lived in Denmark. One day, he went to the King’s castle. The king and his man tried to kill the monster but their swords were useless. A knight called Beowulf heard about the problem and went to Denmark to help the King.
That night, Beowulf and his man took off their armour and put away their swords and went to sleep. The monster came inti the castle and killed a knight. Beowulf woke up and fought the monster-he pulled off an arm!Grendel went back to his home in a lake and died. Grendel’s mother was very angry and next night she went to the castle and killed a knight.
In the morning, Beowulf went to the lake. He killed Grendel’s mother with a special sword. When he came back, the king was very happy and he gave Beowulf presents and money.Beowulf went back to his country and became a king. He was king for fifty years. One day, a dragon came to his country, and it attacked people.It lived in a cave with treasure. the dragon was very big and breathed fire. The knights were afraid and they did not want to fight the dragon. King Beowulf was an old man but he put on his armour again and went to the dragon’s cave with his man.

=======================================================================================================

Why Dogs Chase Cats

Once long ago, Dog was married to Cat. They were happy together, but every night when Dog came home from work, Cat said she was too sick to make him dinner. Dog was patient with this talk for a while, but he soon got mighty tired of fixing dinner for them both after a hard day's work. After all, Cat just stayed home all day long.

One day, Dog told Cat he was going to work, but instead he hid in the cupboard and watched Cat to see if she really was sick. As soon as Cat thought Dog had left, she started playing games with Kitten. They laughed and ran about. Cat wasn't the least bit sick.

Dog jumped out of the cupboard. When Cat saw him, she stuck a marble in her cheek and told Dog she had a toothache. Dog got so mad at her he started chasing her around and around the house. Dogs have been chasing Cats ever since.

Sabtu, 18 Januari 2014

Laporan Penelitian "Keragaman Hayati"



Kata Pengantar


      Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesainya laporan pengamatan keanekaragaman hayati. Laporan ini memberikan perhatian yang besar terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
      Laporan disajikan secara sistematis dan disertai penjelasan yang relauan, sehingga mempermudah pembaca untuk mempelajarinya
     Akhir kata, tiada gading yang tak retak, demikian pula dengan laporan ini, masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun tetap kami nantikan demi kesempurnaan laporan ini.




Cangadi , 17 Januari 2014


                                                                        Penulis












DAFTAR ISI

Kata Pengantar                                                            1
Daftar Isi                                                                    2
Bab I Pendahuluan                                                        3
Ø Latar belakang masalah                                           3
Ø  Tujuan                                                                3
Ø Penentuan variable                                                 3
Bab II Rencana Penelitian                                        3
Ø Alat dan bahan                                               3
Ø Langkah kerja                                                       4
Ø Hipotesis                                                              6
Bab III                                                                        6
Ø Hasil dan analisis                                                   6
Ø Kesimpulan                                                           7













Bab I Pendahuluan

Ø Latar belakang masalah :
·       untuk mengetahui dan mengamati keseragaman dan keberagaman sifat pada tumbuhan.
Ø Tujuan :
·       Mengidentifikasi keanekaragam gen dan jenis makhluk hidup.
·       Merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman.
Ø Variabel bebas :
·       Lembar daun mangga dan lembar daun nangka sebagai bahan pengamatan.
·       jenis-jenis daun mangga serta daun nangka dan ketelitian dalam pengamatan.
Ø Variabel terkait :
·       keseragaman dan keberagaman sifat pada tumbuhan.



Bab II Rencana penelitian

Ø Alat dan Bahan :
·       Alat tulis dan kertas catatan
·       10 lembar daun mangga jenis tertentu
·       10 lembar daun mangga jenis yang sama, tetapi pohon yang beda.
·       10 lembar daun nangka
·       Penggaris, pensil, dan kertas.


Ø Cara Kerja :
1) Lakukan observasi terhadap cirri morfologi setip daun : bentuk, panjang, lebar, warna, sistem pertulangan, daun, dan sifat permukaan.
2) Catatlah hasil observasi ke dalam tabel :
a.   Daun mangga jenis tertentu
Daun ke-
Ciri Morfologi yang diamati
Warna
Bentuk
panjang
Lebar bagian tengah
Sistem pertulangan daun
Sifat permukaan
1
Hijau
Lanceolate
12,5
4,5
Menyirip
Undulate
2
Hijau
Lanceolate
12
4,5
Menyirip
Undulate
3
Hijau tua
Lanceolate
12,5
4,8
Menyirip
Undulate
4
Hijau tua
Lanceolate
13
4,5
Menyirip
Undulate
5
Hijau tua
Lanceolate
13
4,5
Menyirip
Undulate
6
Hijau tua
Lanceolate
13,5
4,8
Menyirip
Undulate
7
Hijau
Lanceolate
14
4,8
Menyirip
Undulate
8
Hijau
Lanceolate
14,5
4,8
Menyirip
Undulate
9
Hijau tua
Lanceolate
14,5
4,5
Menyirip
Undulate
10
Hijau tua
Lanceolate
14
4,5
Menyirip
Undulate

b.   Daun mangga dari berbagai macam pohon
Daun ke-
Ciri Morfologi yang diamati
Warna
Bentuk
Panjang
Lebar bagian tengah
Sistem pertulangan daun
Sifat permukaan
1
Hijau tua
Lanceolate
18
4,5
Menyirip
Undulate
2
Hijau tua
Lanceolate
22
5.5
Menyirip
Undulate
3
Hijau muda
Lanceolate
15.5
6
Menyirip
Undulate
4
Hijau tua
lanceolate
21.5
5.5
Menyirip
Undulate
5
Hijau tua
Lanceolate
18
4
Menyirip
Undulate
6
Hijau tua
Lanceolate
18
4.5
Menyirip
Undulate
7
Hijau muda
lanceolate
12.5
5
Menyirip
Undulate
8
Hijau tua
Lanceolate
18
5
Menyirip
Undulate
9
Hijau tua
Lanceolate
25
7
Menyirip
Undulate
10
Hijau muda
Lanceolate
15
5.5
Menyirip
Undulate

c.   Daun nangka
Daun ke-
Ciri Morfologi yang diamati
Warna
Bentuk
panjang
Lebar bagian tengah
Sistem pertulangan daun
Sifat permukaan
1
Hijau tua
Jorong
11.5
7
Menyirip
glabrous
2
Hijau tua
Jorong
12
6
Menyirip
glabrous
3
Hijau tua
Jorong
7,5
5
Menyirip
glabrous
4
Hijau tua
Jorong
12
6
Menyirip
glabrous
5
Hijau tua
Jorong
13
6.5
Menyirip
glabrous
6
Hijau tua
Jorong
12
6
Menyirip
glabrous
7
Hijau tua
Jorong
10,5
5.5
Menyirip
glabrous
8
Hijau tua
Jorong
10,5
6,5
Menyirip
glabrous
9
Hijau tua
Jorong
14,5
9
Menyirip
glabrous
10
Hijau tua
Jorong
12
7.5
Menyirip
glabrous

Catatan :    Undulate =  pinggiran berombak lebar.
Glabrous  =  tanpa rambut, gundul dan licin.
Lanceolate = berbentuk pisau bedah.

Ø Hipotesis :
a.  Ternyata penelitian dari pohon yang berbeda menyebutkan perbedaan sifat pada tumbuhan.
b.   Perbedaan daun pohon dapat memberikan sifat yang berbeda pula.
c.   Terdapat banyak keseragaman dan keberagaman tumbuhan mengakibatkan perbedaan sifat.



Bab III

Ø Hasil dan analisis => Pertanyaan
1.  Jelaskan pendapat tentang jumlah persamaan sifat pada tanaman sejenis, bandingkan pula dengan jumlah perbedaannya !
Jawaban : Jumlah persamaan sifat ada 4 terdapat pada ciri morfologi yaitu bentuk, sistem pertulangan, sifat permukaan, warna. Jumlah perbadaan sifat ada 2 yaitu panjang, dan lebar bagian tengah.
2.  Jelaskan pendapat tentang jumlah persamaan sifat pada tanaman yang berbeda jenis, bandingkan dengan jumlah perbedaannya !
Jawaban : Jumlah persamaan sifat ada 1 terdapat pada ciri morfologi yaitu sistem pertulangan. Jumlah perbadaan sifat ada 5 yaitu bentuk, sifat permukaan, warna, panjang, dan lebar bagian tengah.
3.  Faktor apakah yang menyebabkan perbedaan sifat pada tanaman sejenis ?
Jawaban : Suhu, Udara, Intesitas Cahaya, Air, Struktur tanah.
4.  Megapa pada tanaman yang berbeda jenis lebih banyak terdapat perbedaan sifat disbanding dengan tanaman satu jenis ?
Jawaban : Karena adanya keanekaragaman spesies, semakin berbeda jenis maka semakin banyak keberagaman sifatnya, semakin sejenis maka akan semakin banyak keseragaman sifatnya.
5.  Buatlah kesimpulan pengertian keanekaragaman !
Jawaban : Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman kehidupan di bumi beserta pola-pola yang membentuknya.
6.  Apa yang dimaksud keseragaman dan keberagaman ?
Jawaban :   Keseragaman adalah suatu  kondisi dalam masyarakat dimana terdapat perbedaaan2 dalam berbagai bidang terutamasuku bangsa, ras, agama, ideologi, budaya (masyarakat yang majemuk). keragaman dalam masyarakat adalah sebuah keadaaan yang emnunjukkan perbedaan yang cukup banyak macam atau jenisnya dalam masyarakat.
Ø Kesimpulan
Terhadap perbedaan sifatantara individu karena factor keanerahaman individu antara lain.
a.     Keanekaragaman gen
b.    Keanekaragaman spesies
c.    Keanekaragaman ekosistem
                    
 
Mulyanha Tan Blogger Template by Ipietoon Blogger Template